PROFIL
LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
Alamat :
Kampus Unesa,
Jl. Ketintang Surabaya, Gedung I-5 (60231)
Telepon (031) 8296354, Fax 8296401 (031) 8280383, 8280675, 8280296, Ext. 107
PENDAHULUAN
Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Surabaya berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 182 tahun tanggal 19 Desember 1964 tentang pendirian Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Surabaya. Tanggal 19 Desember 1964 juga ditetapkan sebagai lahirnya IKIP Surabaya. Keputusan Menteri PTIP tersebut kemudian disyahkan dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 269 tanggal 14 September 1965.
Tahun 1998 IKIP Surabaya mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah melalui penugasan perluasan mandat (wider mandate) untuk membuka program studi kependidikan dan non kependidikan. Dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 1999 tanggal 4 Agustus 1999 IKIP Surabaya berubah menjadi Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Tanggal 31 Agustus 1999, Unesa diresmikan di Istana Negara dan di atur melalui SK Mendiknas Nomor 279/O/1999 tanggal 14 Oktober 1999 tentang Organisasi dan Tatalaksana Universitas Negeri Surabaya.
Perubahan ini juga membawa perubahan pada visi, misi, fungsi, dan sasaran Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Surabaya (LPM Unesa).
VISI
Menggembangkan Ipteks melalui pengabdian kepada masyarakat dalam wujud amal ilmu ilmiah.
MISI
Sesuai Keputusan Mendiknas RI No. 092/O/2001 . misi LPM Unesa sebagai berikut:
1. Melakukan pengamalan Ipteks melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat di luar kampus yang membutuhkan;
2. Melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masya-rakat yang dilakukan oleh berbagai unit kerja dilingkungan Unesa;
3. Mengkomunikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat;
4. Memanfaatkan dan menerapkan hasil penelitian maupun konsep pendidikan yang dilakukan Unesa.
5. Melakukan kerja sama dengan berbagai badan/institusi dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat;
6. Mengusahakan sumber daya yang diperlukan;
7. Menyimpan, menjaga dan memanfaatkan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh berbagai unit kerja;
8. Melakukan pengembangan kuantitas dan kualitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
FUNGSI
Berdasarkan Organisasi dan Tata Kerja (OTK) Universitas Negeri Surabaya, LPM Unesa mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian;
2. peningkatan relevansi program Unesa sesuai dengan kebutuhan masyarakat;
3. pelaksanaan pemberian bantuan kepada masyarakat dalam melaksanakan pembangunan;
4. pelaksanaan pengembangan dan konsepsi pembangunan nasional, wilayah dan daerah;
5. pelaksanaan urusan tata usaha.
SASARAN PROGRAM TAHUN 2010-2015
Sasaran program untuk lima tahun ke depan bertolok ukur pada kegiatan yang telah dilaksanakan oleh LPM Unesa pada tahun sebelumnya, dan mengacuh pada program-program pemerintah.
1. Bagi Mahasiswa
Pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa sifat wajib dan model programnya sifat pilihan, yaitu: KKN Reguler dan KKN Alternatif.
· KKN Reguler, KKN pilihan pertama yang sudah diprogram secara rutin tiap tahun dengan model multi bidang garapan dan mengutamakan pembangunan non fisik. Adapun bentuk programnya antara lain berupa: pelatihan, pembinaan, dan pendampingan bagi masyarakat, serta mempunyai ciri-ciri tertentu yang sudah diatur dalam buku panduan. Adapun Sumber dananya dari RKT Unesa.
· KKN Alternatif, KKN pilihan kedua yang selama ini diterapkan di LPM Unesa dengan istilah Kuliah Kerja Nyata-Wirausaha atau KKN-U, juga dibiaya melalui dana RKT Unesa, dan pelaksanaannya diatur melalui buku panduan dengan model yang berbeda. Model KKN Alternatif yang dilaksanakan oleh LPM Unesa antara lain sebagai berikut:
a. Kuliah Kerja Nyata Mandiri, yang diprogram dan dibiaya sendiri oleh mahasiswa.
b. Kuliah Kerja Nyata Terpadu, kombinasi kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh dosen.
c. Kuliah Kerja Nyata-Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Model DP2M.
d. Kuliah Kerja Nyata-Pendampingan SMK, program kerjasama dengan Dirjen PSMK.
e. Kuliah Kerja Nyata Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun.
f. Program Kuliah Kerja Nyata-Magang Bidang Keahlihan Produktif, melibatkan instansi atau dinas terkait di wilayah lokasi KKN.
g. Kuliah Kerja Nyata Pendidikan Anak Usia Dini (KKN-Paud)
h. Kuliah Kerja Nyata Keaksaraan Fungsional dalam rangka Penuntasan Buta Aksara.
i. Setiap kegiatan Kuliah Kerja Nyata pelaksanaannya diatur dalam buku panduan pelaksanaan termasuk pendidikan dan pelatihannya, dan disesuaikan dengan model pelaksanaan KKN yang akan dilaksanakan.
j. Kuliah Kerja Nyata Tematik Posdaya, kegiatan KKN yang dilaksanakan melalui kerjasama antara Yayasan Damandiri dengan Universitas Negeri Surabaya, MoU nya telah disepakati bersama pada tanggal 25 Juli 2011 di Desa Mojosarirejo Kec. Driyorejo Kab. Gresik.
Kegiatan selain KKN yang berhubungan dengan aktivitas pengabdian oleh mahasiswa, antara lain:
a. Pembinaan Penyusunan Proposal Bersaing melalui dana DP2M.
b. Inkubator Wirausaha (Inwub) bagi mahasiswa yang akan lulus dan alumni mahasiswa yang belum mendapatkan Kesempatan kerja.
2. Bagi Dosen
Pandangan masyarakat terhadap dosen adalah sosok manusia intelektual atau ahli dalam bidangnya. Sesuai dengan bidang keahliannya, dan berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka dosen wajib mengamalkan ilmu ilmiahnya dalam wujud kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM). Model-model program pengabdian bagi dosen antara lain:
a. Program pengabdian pada masyarakat mandiri, dibiayai sendiri.
b. Program Iptek bagi Masyarakat (IbM), penyusunan proposal diatur dalam panduan PPM oleh DP2M.
c. Program Iptek Kewirausahaan (IkM), penyusunan proposal diatur dalam panduan PPM oleh DP2M.
d. Penyusunan buku ajar perkuliahan, aturan pengusulan dari DP2M.
e. Program kerjasama kepakaran konsultan manajemen keuangan, manajeman berbasis sekolah, dan manajemen administrasi usaha.
f. Program kerjasama kepakaran dalam menangani peningkatan profesi untuk menunjang jenjang karir guru dan pengawas sekolah.
3. Bagi Masyarakat (Mitra Kerja di Luar Instansi Unesa)
Kegiatan pengabdian pada masyarakat dikobinasi dengan kegiatan kerjasama yang sifatnya sebagai pengembangan Ipteks. Program-program antara lain:
a. Program pembuatan teknologi tepat guna dengan model modifikasi baru untuk meningkatkan penghasilan usaha kecil dan menengah, seperti pengusaha tempe, krupuk, kripik tempe, sandal kulit, dan lain-lain.
b. Program pengabdian pada masyarakat dana RKT Unesa, dilaksanakan secara rutin tiap tahun dengan sistem seleksi proposal.
c. Program pelatihan keterampilan wirausaha bagi ibu-ibu rumah tangga, remaja penggangguran, korban PHK, karang taruna, dan anak jalanan.
d. Program pelatihan keterampilan produksi dan budidaya dalam bidang pertanian maupun perikanan untuk daerah tertinggal.
e. Program Pemetaan Wilayah bidang pendidikan, bidang kelautan, dan bidang pariwisata.
f. Program pelatihan pengelolaan koperasi dan konsultan koperasi bagi calon pegawai dan konsultan koperasi.
g. Program penerimaan pegawai baru pada sebuah instansi tertentu, disesuaikan dengan bidang usahanya.
h. Program penerimaan siswa dengan paket pembuatan soal test bagi sekolah yang membutuhkannya.
i. Program layanan pembuatan grand desain model sekolah TK, SD, SMP, dan SLTA.
j. Program pelatihan sebagai tenaga pengajar bagi tenaga produktif di bidang kesehatan, dan bidang produktif lainnya.
k. Program pelatihan penyusunan Karya Ilmiah dan Penelitian bagi guru untuk peningkatan jenjang karir.
PUSAT PENGEMBANGAN
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Surabaya mempunyai 6 (enam) Pusat sebagai berikut:
1. Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas)
2. Pusat Pengembangan Wilayah (PW)
3. Pusat Pengembangan dan Penerapan Hasil Penelitian, dan Kaji Tindak (P2HP dan KT)
4. Pusat Kuliah Kerja Nyata (KKN)
5. Pusat Teknologi Tepat Guna (TTG)
6. Pusat Kewirausahaan (KWU)
PERSONALIA
Lembaga
Ketua : Dr. Andun Sudijandoko, M.Kes.
Sekretaris : Dr. Dewie Tri Wijayati, M.Si.
Kepala Pusat
1. Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas): Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.
2. Pengembangan Wilayah (PW): Drs. Bambang Suyono, M.Hum.
3. Pengembangan dan Penerapan Hasil Penelitian dan Kaji Tindak (P2Hpdan KT): Dr. Tukiran, M.Si.
4. Kuliah Kerja Nyata (KKN): Drs. Sudarso, M.Pd.
5. Pengembangan Teknologi Tepat Guna (PTTG): Drs. I Made Muliatna, M.Kes.
6. Kewirausahaan (KWU): Dra. Hj. Aniek Lestari, M.M.
Tenaga Ahli Fakultas
1. FIP, Dr. Yuliati, M.Pd.
2. FBS, Drs. Ari Pujosusanto
3. FMIPA, Drs. Tjipto Haryono, M.Si.
4. FIS, Dra. Aniek Andayani, M.Si.
5. FIK, Drs. Pudjijuniarto, M.Pd.
6. FE, Dwiarko Nugrohoseno, S.Psi., M.M.
Administrasi
Kepala Bagian Tata Usaha :
Kasubag Umum : Dra. Martini Haryantie, M.M.
Kasubag Program Data dan Informasi : Sudarman, S.Sos., M.Pd.
Staf Administrasi
1. Indra Wiguna, S.Kom.
2. Sri Sutji Ambarnijati, SH.
3. Tri Lestari, S.Pd.
4. Paino, SH.
5. Lusiana Trimurdiati, A.Md.
6. Suparman
7. Mochamad Suyanto
8. Sumarlan
9. Gigieh Adjie Byantoro, SE.
KEGIATAN PUSAT-PUSAT
Pusat-pusat merupakan bagian integral dari LPM Universitas Negeri Surabaya, memiliki tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat sesuai dengan bidangnya.
1. Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas)
Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat melaksanakan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (Ipteks) dan pelayanan pada masyarakat dalam upaya menyukseskan pembangunan dan pengembangan manusia pembangunan. Bidang kegiatannya meliputi:
a. Pendidikan, dan pembinaan berkelanjutan;
b. Pelatihan, kursus-kursus dan sertifikasi;
c. Pendampingan masyarakat;
d. Penyuluhan dan konsultasi;
e. Pelayanan professional; dan
f. Peningkatan dan pengembangan keterampilan
2. Pusat Pengembangan Wilayah (PW)
Pusat Pengembangan Wilayah melaksanakan kegiatan pengembangan model pembangunan dan pengembangan wilayah untuk menyukseskan pembangunan nasional. Bidang kegiatannya meliputi:
a. Identifikasi permasalahan, pencarian alternatif solusi, pengembangan model pembangunan, pengembangan dan pemetaan wilayah;
b. Identifikasi dan inventarisasi sumberdaya alam, sumberdaya manusia, infrastruktur, kelembagaan, dan manajemen untuk perencanaan pembangunan wilayah;
c. Perencanaan, pengelolaan, supervisi, monitoring, evaluasi kegiatan pengembangan wilayah, dan implementasi otonomi daerah;
d. Pemasaran informasi dan promosi lulusan Universitas Negeri Surabaya, serta menjembatani alumni yang mencari kerja dengan dunia kerja;
e. Penyelenggaraan seleksi dan rekruitmen tenaga kerja; dan
f. Menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, Propinsi dan Pusat serta berbagai instansi pemerintah maupun swasta dalam mengantisipasi pelaksanaan otonomi daerah.
3. Pusat Pengembangan dan Penerapan Hasil Penelitian dan Kaji Tindak (P2HP dan KT)
Pusat Pengembangan dan Penerapan Hasil Penelitian dan Kaji Tindak menyelenggarakan dan biidang kegiatannya meliputi:
a. Pengembangan dan penerapan hasil penelitian dosen, karyawan, dan mahasiswa;
b. Pengembangan kaji tindak dalam pengabdian pada masyarakat terkait pengembangan wilayah dan KKN;
c. Menjembatani hasil-hasil penelitian untuk diterapkan langsung kepada masyarakat;
d. Peningkatan dan pengembangan sumberdaya manusia dalam bidang pendidikan dasar dan menengah;
e. Pengembangan kemampuan dalam mengakses program-program Dikti Depdiknas;
f. Menjalin kerjasama kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemprov, Pemerintah Pusat, dan berbagai instansi dalam mengantisipasi pelaksanaan otonomi daerah melalui program P2HP dan KT
g. Identifikasi dan Inventarisasi Permasalahan Pendidikan untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan Kabupaten; dan
h. Model Program Lintas Sektoral dan Lintas Disiplin dalam rangka Menyusekseskan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun.
4. Pusat Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Pusat Kuliah Kerja Nyata menyelenggarakan dan mengkoordinasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh mahasiswa dan bidang kegiatannya meliputi:
a. Pengelolaan dan pengembangan pengabdian pada masyarakat oleh mahasiswa melalui kegiatan intrakurikuler (KKN) dan ekstra kurikuler (Pasca KKN);
b. Pendayagunaan KKN dan program terkait dalam menunjang pembangunan masyarakat pedesaan;
c. Pengembangan model-model KKN sekaligus menggalang partisipasi masyarakat melalui kerjasama dengan PerguruanTinggi lain, pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat dalam rangka mewujudkan sinergi pemberdayaan masyarakat (Sibermas);
5. Pusat Teknologi Tepat Guna (TTG)
Pusat Teknologi Tepat Guna menyelenggarakan berbagai pengembangan teknologi tepat guna yang dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya di pedesaan. Bidang kegiatannya meliputi:
a. Pengembangan teknologi tepat guna hasil karya dosen, karyawan dan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya;
b. Pendayagunaan KKN dan teknologi tepat guna dalam menunjang pembangunan masyarakat pedesaan;
c. Menginventarisasi produk-produk teknologi tepat guna, mendokumentasikan dalam berbagai media (cetak/elektronik), mempublikasikan dan mensosialisasikannya kepada pihak-pihak yang membutuhkan;
d. atas kekayaan intelektual (HaKI), Hak Cipta, Merk dan Paten; dan
e. Aktif dalam keanggotaan forum komunikasi (Forkom) TTG lokal dan nasional.
6. Pusat Kewirausahaan (KWU)
Pusat Kewirausahaan menyelenggarakan berbagai kegiatan terkait dengan pengembangan budaya kewirausahaan dan bidang kegiatannya meliputi:
a. Menumbuhkembangkan budaya kewirausahaan bagi mahasiswa, dosen, dan karyawan;
b. Menginventarisasi, mengembangkan, dan mengelola potensi sumber daya untuk pengembangan kewirausahaan Unesa
c. Menumbuhkembangkan sinergi potensi Unesa dengan potensi industri kecil dan menengah;
d. Mendorong akselerasi tumbuhnya wirausaha baru yang dikembangkan Unesa;
e. Mendorong terwujudnya income generating unit di Universitas Negeri Surabaya;
f. Pembentukan jaringan kerja dengan pengusaha besar, lembaga finansial, usaha kecil-menengah, petani, pasar, sumberdaya informasi, dan sumberdaya teknologi dalam dan luar negeri; dan
g. Pengembangan dan peningkatan potensi untuk mengakses program-program DP2M khususnya program pengembangan budaya kewirausahaan.
h. Sebagai penghubung antara LPM Unesa dengan Fakultas di lingkungan Universitas Negeri Surabaya, maka tiap-tiap fakultas mewakilkan kepada Tenaga Ahli dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat ke LPM Unesa.
SASARAN PROGRAM KERJASAMA
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Surabaya telah menyelenggarakan berbagai program kegiatan kerjasama dengan berbagai instansi/dinas/lembaga terkait baik pemerintah maupun swasta. Pengalaman kerjasama yang telah dilakukan antara lain sebagai berikut:
1. Penerimaan Mahasiswa Tenaga Pendamping Kelompok Usaha Tani di Jawa Timur, kerjasama Kanwil Departemen Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah Propinsi Jawa Timur (1998).
2. Pelatihan Petugas Konsultasi Lapangan Baru dan Spesialis, kerjasama Kanwil Departemen Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah Propinsi Jawa Timur (1999).
3. Implementasi Pengembangan Usaha Koperasi Pemuda, kerjasama Kanwil Departemen Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah Propinsi Jawa Timur (1999).
4. Program Pemberdayaan Anak Jalanan (Anjal), kerjasama Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) dan Kantor Wilayah Departemen Sosial Jawa Timur (1999).
5. Pemantauan Operasi Pasar Khusus kerjasama Dolog Propinsi Jawa Timur dengan PTN/PTS di Jawa
6. Program Peningkatan Lapangan Kerja Produktif Padat Karya Sektor Pekerjaan Umum (PLKP-PKSPU) kerjasama Konsorsium PLKP-PKSPU Propinsi Jawa Timur (2000).Timur (1999).
7. Peningkatan Kualitas dan Pengembangan Desain Produk Kulit Batik dan Tekstil, kerjasama Kanwil Departemen Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Timur (lokasi pembinaan Malang, Magetan, Kediri, Madura) (2001).
8. Pengumpulan Data OECD Programme for International Student Assesment (PISA) di Pengumpulan data Trend in International Matematics and Science Study (TIMSS) kerjasama Pusat Pengujian Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas dan Unesco. Saran kegiatan adalah siswa SLTP se Indonesia (2002).Indonesia, kerjasama Pusat Pengujian Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas dan Unesco. Sasaran kegiatan adalah siswa SLTP se Indonesia (2001).
9. Pelatihan Pengembangan Materi Kecakapan Hidup Melalui Pengajaran dan Pembelajaran Kontektual (Contextual Teaching and Learning/CTL). Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Umum/Madrasah Aliyah, dan Sekolah Kejuruan (2002).
10. Right Brain-Training dan Workshop, kerjasama dengan AM. Ruky Santoso-Jakarta (2002).
11. Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill Education) Broad Base Educations (BBE) SD, SLTP, SMU, dan SMK, kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Bangkalan, Gresik, Sidoarjo, dan Kediri (2002).
12. Pelatihan Sinergi Dunia Pendidikan Bidang Studi MIPA di SMU dengan Dunia Usaha Dunia Industri dalam rangka Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, kerjasama dengan PT SIER Persero (2003).
13. Melaksanakan Studi Kebijaksanaan Pengawasan Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olahraga, kerjasama dengan Itjen Depdiknas (2003).
14. Pembinaan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) untuk Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru SD, SLTP, SMU, dan SMK Negeri/Swasta se Kota Surabaya, kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dengan peserta pembinaan sebanyak 7000 orang (SD 3000 orang, SLTP 2000 orang, SMU 1200 orang, dan SMK 800 orang) (2003).
15. Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (ME) Program Rintisan MPMBS Region 3 (Propinsi: Jawa Timur, NTT, NTB, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, dan Papua) kerjasama dengan Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama Dirjen.
16. Dikdasmen Depdiknas. Jumlah sekolah yang dievaluasi dan monitoring sebanyak 254 SLTP Negeri/Swasta tersebar di 85 kabupaten/kota (2003).
17. Pelatihan Kurikulum Berbasis Kompetensi Bagi Guru-guru SLTP Negeri/Swasta, kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang (2003).
18. Pendidikan dan Pelatihan Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu/ICZPM di Propinsi Kalimantan Timur (2005).
19. Lokakarya Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu/ICZPM di Propinsi Kalimantan Timur (2005).
20. Forum Konsultasi Kredit Subsidi Bagi UKM di Wilayah Kodya Surabaya (2006).
21. Penyusunan Analisis Kesiapan Jawa Timur Menghadapi Perdagangan Bebas Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
22. Penyusunan Program Peningkatan Kualitas Lingkungan Pemukiman Kumuh.
23. Studi Penuntasan Wajar Dikdas 9 Tahun Tahap 1 dan Tahap 2.
24. Penyusunan Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Hutan Tanaman di Jawa Timur.
25. Penyusunan Program Peningkatan Kepariwisataan melalui penataan dan Sinergis Produk Pariwisata antar Daerah di Jawa Timur.
26. Penyusunan Program Pengembangan Wilayah Selatan Jawa Timur dalam rangka Pengentasan Kemiskinan dan Akses Pendidikan.
27. Studi Konsep dan Implementasi Keunggulan Lokal Dalam Rangka Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Keunggulan Lokal di Provinsi Jawa Timur.
28. Studi Pemetaan Potensi dan Keunggulan Lokal Dalam Rangka Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Keunggulan Lokal di Provinsi Jawa Timur.
29. Penyusunan Program Pengembangan Masyarakat Pesisir Melalui Teknologi Tepat Guna (TTG).
30. Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) kerjasama dengan SMK Katolik Mater Amabilis Surabaya.
31. Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) kerjasama dengan SD dan SMP Santa Maria Surabaya.
32. Keaksaraan Fungsional di Jawa Timur Kerjasama dengan Direktorat Pendidikan Masyarakat Depdiknas Jakarta.
33. Deklarasi ke Lima Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Keunggulan Lokal. ( SMKN 2 Batu, SMKN 1 Kraksaan Probolinggo, SMKN 2 Bendo Magetan, SMKN 2 Bojonegoro dan SMKN 2 Katingan Hilir Kalimantan Tengah).
34. Pendampingan SMK Berbasis Keunggulan Lokal di SMKN 1 Bendo Magetan, SMKN 2 Bojonegoro, SMKN 1 Kraksaan Probolinggo, SMKN 2 Batu, dan SMKN
35. Studi Kelayakan Pendirian SMK di lingkungan Pondok Pesantren di Jawa Timur (2007).Katingan Hilir Kalteng (2006)
36. Studi Pengembangan dan Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Pupuk Organik Berbahan Baku Limbah Industri Pertanian. (Kajian kerjasama dengan Dinperindag Pemprov Jatim, 2010)
37. Evaluasi Pelaksanaan Pasar Lelang Produk Agro di Jawa Timur. (Kajian kerjasama dengan Dinperindag Pemprov Jatim, 2010)
38. Peningkatan Kinerja IKM dengan Metode Six Sigma di Jawa Timur. (Kajian kerjasama dengan Dinperindag Pemprov Jatim, 2010)
39. Evaluasi Penerapan SNA pada IKM di Jawa Timur. (Kajian kerjasama dengan Dinperindag Pemprov Jatim, 2010)
40. Studi Pengembangan dan Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Garam Rakyat Jawa Timur dalam rangka mendukung Swasembada Garam Nasional dan Pemenuhan Kebutuhan Industri Kimia Dalam Negeri. (Kajian kerjasama dengan Dinperindag Pemprov Jatim, 2010)
41. Penyusunan Strategi Program Penumbuhan Wirausaha Baru Berbasis Agribisnis Di Jawa Timur (2011 )
42. Pengembangan Desa Produktif Dalam Upaya Mengurangi Jumlah Penduduk Miskin Pedesaan Di Jawa Timur (2011)
43. Strategi Peningkatan Pelayanan dan Perlindungan Bagi TKI ( Studi Regulasi Penyusunan Dokumen Bagi Tenaga Kerja Indonesia )
44. Penyusunan Inventarisasi Potensi Sumber Daya Wilayah Dalam Rangka Meningkatkan PAD Kab/Kota Di Jawa Timur
45. Analisa Kebutuhan Atlit PON Di Jawa Timur
46. Analisa Potensi Pariwisata Di Jawa Timur
47. Pengembangan Manajemen Perencanaan Pembangunan Dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan Bappeda. (Bappeprov Jatim, 2011)
48. Penyusunan Analisis Pelayanan dan Pemanfaatan Informasi Publik Berbasis Internet Dalam Rangka Mendukung Perencanaan Pembangunan Jawa Timur. (Bappeprov Jatim, 2011)
49. Studi Identifikasi Potensi Dampak Semburan Lumpur Lapindo Terhadap Lingkungan Hidup. (Bappeprov Jatim, 2011)
50. Pengembangan Kawasan Strategi Sosial Budaya Regional Bromo-Tengger-Semeru Dalam Rangka Pengembangan Wilayah. (Bappeprov Jatim, 2011)
51. Studi Identifikasi Potensi Dampak Semburan Lumpur Lapindo Terhadap Lingkungan Hidup. (Bappeprov Jatim, 2011)
52. Pemetaan Potensi Wilayah Tambak Garam Kota Pasuruan. (Bappeprov Jatim, 2011)
53. Dialog Interaktif tentang KKN Tematik Posdaya Universitas Negeri Surabaya bersama Ketua Yayasan DAMANDIRI. (2011)
54. Rapat Koordinasi POSDAYA bersama Yayasan DAMANDIRI, Koordinator Wilayah Jawa Timur I, meliputi Gerbangkertasusila plus Madura. (2011)
55. Pendidikan dan Pelatihan Aktif, Inovatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM) Bernuansa Pendidikan Karakter bagi Guru-guru Sekolah Dasar dan Sederajat Binaan PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (2011)
56. Pembekalan Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Di Perdesaan (PSP-3) Tahun 2011.
57. Bimbingan Teknis dan Ujian Nasional Sertifikasi Keahlihan Pengandaan Barang/Jasa Pemerintah Perpres No.54 Tahun 2010. dilaksanakan tiap dua bulan sekali. (2008-2011).
|