Enhaching Quality Assurance in Transnational Education (THE)

26 Februari 2025
Deakin University dan
Lanchester University di Indonesia pada tanggal 24-26 Februari mengundang BPM
Unesa untuk hadir di Bandung. Kegiatan FGD ini membicarakan tentang Integrasi
Penjaminan Mutu Asia dan Eropa The Standards and Guidelines for Quality
Assurance in the European Higher Education Area (ESG 15). Banyak hal yang
didapat dari FGD ini dan juga sebagai sarana belajar dan refleksi dari kegiatan
BPM selama ini. Kegiatan Penjaminan Mutu di BPM Unesa sejauh ini telah
mengakomodir Standar Kualitas Eropa (ESG 15) mengingat Unesa telah mendapat
pengakuan akreditasi internasional dari lembaga akreditasi di bawah EQAR yaitu,
ASIIN, FIBAA, AQUAS dan ACQUIN.
Perwakilan yang hadir adalah Kepala BPM, Dr. Widowati Budijastuti, M.Si., Kepala Divisi Akreditasi Internasional Saintek, Bertha Yonata, S.Pd., M.Pd, Kepala Divisi Audit & Monev, Ayunita Leliana, S.S., M.Pd.

Kepala BPM, Dr. Widowati
Budijastuti, M.Si. mengatakan kegiatan audit & monev di Unesa sudah
mempertimbangkan proses audit dengan asesmen diri yang mampu meningkatkan
budaya mutu dari civitas akademika, peran audit melalui sistem SIMUTU akan
memudahkan Tim Penjamin Mutu menganalisis dan menindaklanjuti. Selanjutnya
Kepala Divisi Audit & Monev, Ayunita Leliana, S.S., M.Pd. mengatakan hasil dari FGD yang akan tetap
ditindaklanjuti adalah mengawal spesifikasi atau keunggulan prodi untuk tetap
di udit agar visi keilmuan tercapai dengan baik. Sedangkan Kepala Divisi
Internasional Saintek, Bertha Yonata, S.Pd., M.Pd., merefleksikan bahwa agar
akreditasi internasional yang ditargetkan sebagai external quality assurance
dapat berjalan maka diperlukan strategi governance dan management
yang efektif dan terevaluasi berkelanjutan sehingga Quality Assurance
/QA dapat diperoleh dampaknya.
Sebagai Tim BPM, kita
harus memiliki leadership yang sesuai dengan kebutuhan internal, dimana
monitor dan review periodik yang sudah dijalankan akan mampu menjadi program
penjamin mutu untuk berkembang dan
berkelanjutan.
BPM harus tetap melakukan
rencana yang jelas dan terkomunikasi untuk disepakati oleh seluruh civitas
akademika dan diketahui oleh masyarakat. BPM telah memiliki web yang dapat
menjadi jendela komunikasi kepada masyarakat di https://lpm.unesa.ac.id/.
Simpulan akhir dari FGD adalah BPM Unesa akan mempertimbangkan ke pengembangan
sistem penjaminan mutu yang juga melibatkan PT lain pada Quality Assurance
di internal.
Share It On: